Monthly Archive February 2008

ByDevi

Scrabble Competition Sapa Poltek Ubaya

Api semangat berkobar di ruang B 1.1 Ubaya Ngagel. Siang itu, tepat 15 Desember yang lalu, pertarungan adu vocabulary digelar di kampus politeknik tersebut. KSM Prodi Bahasa Inggris Bisnis (FBL), sang penyelenggara, mengadakan Scrabble Competition tersebut untuk mempererat tali persaudaraan mahasiswa Poltek UBAYA.

Permainan merangkai kata pada sebuah papan ini dibagi menjadi tiga babak, dan sistem gugur berlaku sejak awal. Sebelumnya, peserta diwajibkan mengambil nomor peserta dan menempati meja yang ditetapkan panitia. Di setiap meja akan dijaga oleh seorang juri, yang bertugas untuk mengontrol dan mencatat score setiap tim. Jumlah nilai yang diperoleh dihitung sendiri oleh para pemain dan berlaku apabila pihak lawan menyetujuinya. Dalam hal ini juri tidak memiliki wewenang sama sekali.

Sejak awal, game yang diikuti 56 peserta ini berlangsung dengan seru. Setiap tim berkejar-kejaran untuk menyusun kata dengan poin terbanyak. Para peserta diberi waktu satu menit untuk berpikir, dan kata yang dibentuk harus terdaftar dalam kamus. Single Challenge pun sering terjadi. Itu adalah suatu kondisi saat peserta mempertanyakan kata yang disusun oleh pihak lawan dan mengajukan keberatan pada panitia. Jika kata itu ternyata terdaftar, denda lima poin menanti mereka namun jika ternyata benar, poin dari kata tersebut akan mereka kantungi. Aturan ini sesuai dengan kejuaraan dunia scrabble sejak 2001

Pertarungan yang alot tersebut berhasil menciptakan all FBL final. Akhirnya, tim Ellen dan Octo berhasil meraih poin tertinggi. Mereka berhasil mengandaskan perlawanan lima tim lainnya dan berhak atas hadiah berupa uang tunai Rp.200.000,- dan trofi. ”Ini yang pertama dan aku tidak menyangka bisa memenanginya,”ujar Ellen yang pernah menjadi panitia ajang ini dengan bangga.

ByDevi

Dialog Interaktif Antara Mahasiswa di Poltek UBAYA

“Lewat dialog ini, kita sebagai pengelola kampus dapat tahu persoalan apa saja yang menjadi hambatan mahasiswa Poltek UBAYA,” buka Singgih selaku Direktur Poltek UBAYA pada Dialog Interaktif Poltek Ubaya Januari 2008 lalu di ruang B1.1. Acara yang dihadirkan DPM ini merupakan sebuah wahana memunculkan aspirasi untuk perbaikan Poltek UBAYA ke depan.

Menurut Risky selaku Ketua DPM, tujuan diselenggarakan diskusi sebagai media untuk menjembatani aspirasi mahasiswa Poltek UBAYA. ”Aspirasi kami juga dapat tercurahkan dalam dialog ini. Semoga perwakilan prodi yang hadir membawa aspirasi kelasnya,” tambah ketua periode 2006-2007 ini.

Salah satu peserta yang hadir berpendapat bahwa mahasiswa sekarang harus lebih cerdas dalam mengamati gejolak zaman. ”Sistem pergerakannya harus mengikuti gejolak zaman. Kalau dulu trennya adalah aksi massa, saya kira sekarang kawan-kawan harus berinovasi dengan menciptakan sarana pengungkapan aspirasi yang lebih inovatif, Mahasiswa tidak boleh jera dalam mengkritisi kampus.” Cara-cara pengungkapan aspirasi selain berani dan kritis, juga harus cerdas dan juga bersifat ilmiah dan beretika.

ByDevi

Berbahasa Inggris Sambil Outbond

English Camp prodi FBL, Poltek Ubaya yang berlangsung di Vanda Gardenia, Trawas ini berbeda dengan camping pada umumnya. Camping yang diadakan pada 8-9 Desember 2007 ini mengharuskan setiap pesertanya untuk berbahasa Inggris dalam setiap pembicaraan yang dilakukan.

Hal ini dikarenakan tujuan utama berlangsungnya kegiatan ini tidak lain untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris, terutama semester satu. “Kecakapan berbahasa Inggris itu hanya dapat dilakukan dengan membiasakan diri untuk berbicara Inggris”, ungkap Yerly A.Datu selaku ketua prodi FBL. Selain itu juga untuk mempererat hubungan antar semester dan penyegaran atau relaxing setelah mengikuti kuliah yang padat.

Read More