Yearly Archive 2010

ByDevi

Mahasiswa Sekretari Politeknik Ubaya terpilih sebagai Putri UBAYA

Sabtu 13 November 2010, suasana di atrium Tunjungan Plaza III sangat ramai dan beda dari biasanya. Rupanya pada hari itu sedang diadakan pemilihan Putri Ubaya. Para pengunjung pun penuh sesak memadati tempat diadakannya pemilihan. ”Selamat datang di acara Putri Ubaya 2010,” ujar MC putri Ubaya, Ony dan Febe. Kemudian, 15 finalis bergantian memasuki panggung. Tak lupa, MC juga memperkenalkan para juri.

Acara pun dimulai. Para peserta diberi kesempatan lima menit untuk mempromosikan Ubaya dan menunjukkan bakat yang mereka miliki. Berbagai kreatifitas peserta muncul ketika mempromosikan Ubaya. Ada yang berpromosi dengan bahasa Inggris dan Mandarin, bahkan ada juga yang mempromosikan Ubaya seperti kue. Bakat yang ditampilkan pun tak kalah menarik. Mulai dari bermain seruling, bernyanyi, hingga bermain sulap, ditampilkan oleh para peserta yang merupakan mahasiswi Ubaya dari berbagai fakultas ini.

Sesi pertama ditutup dengan pemilihan lima besar putri Ubaya. Pemilihan lima besar ditentukan berdasarkan poling yang dimuat di situs Ubaya carnival. Akhirnya, terpilihlah lima besar putri Ubaya, yaitu Lidya Karina dari FF, Monica Devina dari FP, Christu Daniar dan Gladys Astono dari FBE, serta yang terakhir adalah Yurike Adya Chrysty dari Politeknik.

Pada sesi kedua ini, para juri menanyakan sebuah pertanyaan ke masing-masing putri Ubaya. Setelah sesi tanya jawab berakhir, tiba waktunya menentukan pemenang putri Ubaya. Para kontestan pun tak sabar menanti hasilnya.

Hasilnya, juara pertama direbut oleh Yurike Adya Chrysty dari Politeknik. Juara kedua adalah Gladys Astono dari FBE. Sedangkan juara ketiga adalah Monica Devina Puspita dari FP. Selain tiga juara di atas, masih ada tiga kategori juara lainnya, yakni juara favorit, putri persahabatan, dan putri fotogenik. Juara favoritnya direbut oleh Deviana Angelia Kusuma dari FTB, putri persahabatan adalah Jane Febriane Jayadi dari FTB, serta putri fotogenik yaitu Sylvia Andriani dari FBE.

ByDevi

Bicara Masa Depan Mulai Sekarang

Bicara Masa Depan Mulai Sekarang

 “Yesterday is history, tomorrow is a mystery, but today is a gift. That is why it is called the “present.”(Kungfu Panda – 2008)

Siapa yang sepakat dengan quotes tersebut? Masuk akal memang, karena kita nggak pernah tahu apa yang akan terjadi pada kita di masa yang akan datang, Eits, meskipun nggak tahu, tapi kan bukan berarti kita nggak bisa membuat prediksi atau membayangkan apa sih yang akan terjadi di masa depan. Seperti yang dilakukan oleh salah satu universitas swasta ternama di Surabaya, yaitu Universitas Surabaya atau kita biasa menyingkatnya dengan sebutan Ubaya.

Melalui acaranya yang bertajuk Ubaya Carnival 2010 – Design Your Future with Ubaya yang diadakan di atrium Tunjungan Plaza III ini, Ubaya tergerak untuk mengajak seluruh entitas masyarakat agar ikut peduli terhadap kondisi kehidupan di masa depan. Idenya cukup unik, karena Ubaya menggabungkan berbagai macam kegiatan menjadi sebuah even besar. Tentu saja agar acara yang digelar mulai tanggal 10 November hingga 14 November 2010 tersebut bisa dinikmati oleh seluruh kalangan.

Salah satu rangkaian acara yang mendapat animo peserta cukup banyak adalah kompetisi yang terbagi menjadi kategori SMP, SMA, Perguruan Tinggi dan Umum. Total ada enambelas jenis kompetisi yang bisa diikuti, antara lain: Photography on the Spot, Creative Dance Competition, Digital Comics and Coloring, Economics Game, Bag Decorating, Inspiring Flash Competition, dan masih banyak lagi lainnya.

Tidak hanya menggelar kompetisi dengan total hadiah jutaan rupiah, namun tak ketinggalan pula talkshow yang diselenggarakan pada dua hari pertama acara Ubaya Carnival 2010. Salah satunya mengangkat topik ‘Economic Outlook’ yang mengundang pembicara Tri Rismaharini, Walikota Surabaya.

MENARIK : Pengunjung Silih Berganti Memadati Area Ubaya Carnival 2010

Selain itu, di venue pengunjung bisa mendatangi lima macam booth yang disediakan panitia. Booth-booth tersebut mengangkat lima aspek berbeda yang mengedepankan isu tentang future alias masa depan. Booth Triple T Revolution memajang aneka macam karya mahasiswa yang berhubungan dengan transportasi, travel, dan telekomunikasi (Triple T). Jika ingin tahu seluk beluk teknologi air bersih dan sumber energi pengunjung bisa menengok booth Natural Resources and Product Area. Sedangkan di Health Care Center, pengunjung akan diajak untuk lebih concern mengenai kesehatan. Selanjutnya, permasalahan-permasalahan seputar hak azasi, hukum, psikologi sosial, dan konservasi lingkungan bisa ditemukan di booth Civilized Living. Disini juga ada maket yang menggambarkan kondisi kota di masa depan. Menarik kan? Terakhir, booth Bussiness Trend Center yang mengetengahkan masalah ekonomi dan perdagangan. Pengunjung bisa berkonsultasi mengenai pajak & akuntansi, juga tentang desain produk.

Sejak hari pertama pembukaan acara Ubaya Carnival 2010 tidak pernah sepi pengunjung. Rata-rata memang ingin tahu tentang apa saja yang ada di venue acara. Seperti yang dilakukan oleh Aditya Dwi. Mahasiswa salah satu Universitas Negeri di Surabaya ini nampak asyik melihat-lihat dari satu booth ke booth yang lain. “Tadinya kesini berniat mau jalan-jalan aja, terus pas lihat ke atrium kok kayaknya ramai langsung aja aku turun. Lumayan, ke Mall bisa sekalian dapet pengetahuan baru,” ujarnya. “Salut deh sama Ubaya bisa bikin acara semacam ini. Nggak gampang lho bikinnya. Moga-moga nanti kampusku bisa mengikuti jejaknya buat bikin acara serupa. He he,” imbuhnya.

Tak hanya anak-anak muda saja yang berkerumun di sekitar booth, para orangtua juga tidak segan untuk ikut meramaikan area atrium. Tidak perlu khawatir juga, karena di setiap booth pasti ada panitia yang dengan ramah akan memberikan penjelasan.

Acara yang digagas oleh pihak Marketing Public Relation (MPR) Ubaya bekerjasama dengan mahasiswa ini merupakan even Ubaya Carnival perdana. Siapa sangka sambutannya sudah meriah. Rencananya acara ini akan digelar rutin setiap tahun. Bagi yang belum sempat datang, masih ada kesempatan sampai hari Minggu (14/11) mendatang. Pada hari terakhir penyelenggaraan, penyanyi muda berbakat Sherina akan ikut meramaikan acara, dilanjutkan dengan pengumuman pemenang aneka macam kompetisi.

Keep dreaming, don’t stop talking about future, and being concern with our environment. 

sumber: kompasiana

ByDevi

Busana Batik Warnai Lepas Pandang Politeknik

Balutan busana batik tampak menghiasi malam lepas pandang Politeknik Ubaya. Acara tersebut berlangsung di selasar politeknik pada 14 Oktober kemarin. “Memang kita mengkonsep acara dengan nuansa khas Indonesia, biar makin cinta Indonesia,” ungkap Terry Erlin, ketua panitia.

Mengangkat tema “From Us To You”, artinya ajang temu pisah sebelum memasuki wisuda yang ditujukan kepada calon wisudawan. “Harapannya, nuansa kekeluargaan bisa memberi kenangan yang baik untuk mereka tentang almamaternya, Ubaya,” imbuh Terry.

Sambutan pembuka oleh Drs Singgih Widodo Limantoro SPd  MPd selaku direktur politeknik. Ucapkan terima kasih juga diberikan kepada para calon wisudawan yang sudah berjuang dan membawa nama baik politeknik. “Tahun ini, ada beberapa lulusan cumlaude dan seorang lulusan suma cumlaude,” ujarnya bangga. Singgih juga menyampaikan pesan untuk tidak melupakan almamater Ubaya sebagai wadah penimba ilmu. “Tunjukkan kualitas yang baik, keunggulan hardskill juga softskill sebagai identitas alamamater kita,” pesannya.

Read More

ByDevi

Ubaya Carnival

Apa itu Ubaya Carnival?

10 – 14 November 2010 @Atrium Tunjungan Plaza 3

UBAYA Carnival 2010 merupakan serangkaian acara spektakuler yang dihelat Universitas Surabaya.
Mengusung tema ”Design Your Future With UBAYA: Holistic Education with International Perspective”, Ubaya Carnival 2010 menyajikan beragam isu dan trend masa depan, aneka lomba yang menggali kreativitas, talkshow bersama pakar terkemuka, dan sebagainya.

Mengapa tema ”Design Your Future With UBAYA: Holistic Education with International Perspective” diangkat?

Masa depan yang cerah adalah impian setiap orang. Untuk menggapainya diperlukan upaya sungguh-sungguh dari diri sendiri, mulai dengan merancang, menetapkan langkah, mengambil tindakan, mewujudkan rancangan sampai mengevaluasinya. Dalam proses merancang masa depan bisa diawali dengan beragam masukan tentang isu dan trend yang sedang berkembang, prediksi profesi-profesi cemerlang di masa yang akan datang, dan sebagainya. Di sini UBAYA hadir mendampingi mereka yang bersungguh-sungguh ingin menggapai masa depan cerah.

Apa sajakah yang disajikan di UBAYA Carnival?

Mari ikuti bersama ragam acara Ubaya Carnival 2010 yang berupa:

  • Pameran isu yang diprediksi akan menjadi trend di masa depan, di mana UBAYA telah mengantisipasinya
  • Berbagai lomba yang untuk siswa SMA/sederajat dan masyarakat umum
  • Talkshow yang ditujukan bagi dunia usaha, alumni, orang tua, dan guru
  • Parade dan pentas seni
  • Tes minat bakat

So, buat kamu yang penasaran apa saja yang akan terjadi di masa depan, datang aja ke Atrium Tunjungan Plaza 3, 10 – 14 November 2010.
Ikuti lombanya, kunjungi booth pamerannya, menangkan hadiahnya, dan rencanakan masa depanmu!

ByDevi

Inginkan Anak Lanjut ke Jenjang Lebih Tinggi

Sebagian besar orang tua pastilah bangga menyaksikan anaknya menjadi sarjana. Namun dibalik gelar tersebut, tentulah teriring harapan dan doa untuk si anak. Tak terkecuali bagi Herman A. L. Hanapi, ayah dari Dian Adhitya Hermawan, wisudawan Poltek UBAYA. “Sesudah wisuda, rencananya anak saya ingin bekerja dulu,” tutur karyawan perpusatakaan Ubaya ini.  Tetapi ke depannya, ayah dua orang anak tersebut berharap agar si sulung melanjutkan studi ke jenjang S-1.  “Sekarang lebih baik bekerja saja dulu supaya bisa belajar mencari uang sendiri,” sambungnya.

Read More

ByDevi

Cinta Pertama Ada Sejak TK Lho!

Mengulas kenangan seputar cinta pertama sering membangkitkan lagi kapsul waktu yang terasa manis meski tak sedikit pula yang terasa pahit. Menggali lebih dalam soal waktu kehadiran cinta pertama kalinya, ternyata mahasiswa Ubaya mempunyai banyak pengalaman berbeda. Rupanya, perasaan tersebut hadir pada saat yang berbeda-beda bagi tiap insan yang merasakannya.

Read More

ByDevi

Buktikan Lulusan Ubaya Memang Berkualitas

Lulus dari bangku perkuliahan dengan IPK yang sangat memuaskan, tentu sudah menjadi harapan setiap mahasiswa. Hal serupa yang dirasakan oleh Eva Maya Sabatini, alumni Prodi Sekretari Ubaya berhasil lulus dengan IPK 3.87. Tentu untuk meraih IPK cum laude itu, tak semudah membalikkan telapak tangan. Perlu perjuangan yang keras untuk meraihnya. “Yang penting rajin ikut kuliah. Jangan bolos, kalau tidak sakit,” ungkap Eva mengenai kiat suksesnya selama kuliah.

Read More

ByDevi

‘Together as One’ dalam Company Gathering

Politeknik Ubaya kembali menyelenggarakan acara bertajuk Company Gathering. Mengambil tempat di ruang B 1.1, acara ini diselenggarakan pada 26 Agustus 2010. “Tujuan dari penyelenggaraan kegiatan ini adalah agar hubungan kerjasama yang telah terjalin dengan perusahaan-perusahaan mitra kerja Ubaya dapat tetap terjaga,” tutur Drs Singgih Widodo Limantoro SPd MPd selaku Direktur Politeknik Ubaya.
Read More

ByDevi

Semangat Menggelegar MOB Poltek UBAYA

Genderang tahun ajaran baru telah berbunyi, tanda Masa Orientasi Bersama (MOB) mahasiswa baru (maharu) Poltek Ubaya dimulai. Serangkaian kegiatan menyambut maharu pun diadakan sejak 30 Agustus hingga 3 September 2010 lalu. “Internationalizing Yourself, Being a Global Leader” menjadi tema utama dalam MOB Poltek tahun ini. “Mengacu pada kemampuan bersaing di era globalisasi, Poltek ingin menanamkan pemikiran ini sejak dini kepada para maharu. Tujuannya agar mereka bisa lebih tangguh dan lebih aktif dalam persaingan tersebut,” urai Silvia Stefani selaku koordinator acara.

Mengangkat tokoh Yudhistira sebagai ikon MOB, Poltek menggambarkannya sebagai sosok profesional dalam jas kerja lengkap dengan laptop dan handphone di tangan. “Ini untuk menyesuaikan dengan Poltek Ubaya yang hendak mencetak profesional muda yang ahli di bidangnya,” terang Claudius Bona, SS, MM, ketua panitia pelaksanaan MOB Poltek 2010. Laptop dan handphone turut digambarkan sebagai wujud harapan maharu kelak bisa bersaing juga di era global yang serba canggih.

Sejalan dengan tema dan misi Poltek untuk menjadi gerbang awal memasuki dunia kerja profesional, MOB Poltek memang dikonsep untuk melatih kedisiplinan dan kesiapan maharu sejak awalnya. “Tidak akan ada perpeloncoan, seluruh tugas dan panitia disiapkan untuk mendidik dan melayani maharu,” ungkap Claudius terkait jalannya MOB Poltek 2010 sebaga sarana pengenalan kampus dan anggota Poltek Ubaya.

Mindset profesional langsung diterapkan sejak MOB, terlihat dari penampilan maharunya. Maharu perempuan wajib mengikat rambut dengan rapi dan mengenakan almamater. Demikian pula dengan maharu pria yang wajib memotong rapi rambutnya dan mengenakan kemeja putih dan celana hitam kain.

Upacara pembukaan yang dihadiri maharu, panitia, dosen dan jajaran pimpinan Poltek menunjukkan diterimanya maharu dengan tangan terbuka. Upacara tersebut juga menjadi perkenalan awal maharu dengan keluarga baru mereka di Poltek Ubaya. Pelepasan balon dengan lima warna yang melambangkan prodi yang ada secara simbolis melambangkan MOB yang resmi akan dilaksanakan lima hari ke depan.

Serangkaian materi diberikan untuk memperkenalkan rumah yang akan ditinggali maharu selama tiga tahun nanti. “Kali ini Poltek Ubaya mengemas informasi menjadi 11 materi termasuk Rally Campus Ormawa Fair,” ujar Silvi. Selain materi pengenalan kampus yang dibawakan oleh pimpinan dan dosen Poltek, sharing alumni juga menyempurnakan penggambaran peluang kerja selepas kuliah kelak. Gerak lincah panitia dan pendamping kelas (penkas) dalam bekerja sama mendukung MOB membuat acara tahunan tersebut berjalan lancar.

Dibandingkan tahun sebelumnya, dari segi kegiatan tidak banyak yang berubah karena masih bersamaan dengan bulan puasa. Tentu panitia tidak memberikan aktivitas yang berat dan bersifat fisik. Namun, tak berarti hal tersebut membuat panitia kehabisan cara untuk menjalin keakraban dan menjaga semangat maharu. “Kami coba dengan mengisi hal-hal yang beda di sela waktu kosong, misalnya senam poco-poco agar maharu tidak tegang setelah pemeriksaan atribut,” ungkap mahasiswi jurusan Akuntansi ini.

Kegiatan Teamwork Building dalam bentuk outbond menjadi saat pembelajaran softskill lewt permainan-permainan yang menguji kesabaran, kerjasama tim, dan kekompakan. Refleksi dari outbond itu juga makin memperjelas makna penting di balik pentingnya pelaksanaan MOB itu sendiri. “Dari permainan yang ada, kita bias belajar saling percaya sau dengan lain dalam satu tim,” ungkap Mega, maharu prodi akuntansi.

Rasa cinta dan bangga terhadap kampus terbukti dari diteriakannya yel-yel Poltek berulang kali. Harapannya, maharu lebih mengerti dan hafal yel-yel untuk menumbuhkan jiwa bangga dan motivasi baik saat aktif di kampus ataupun mengikuti perkuliahan. MOB Poltek 2010, yes we can!

ByDevi

Lebur Kebersamaan Panitia dan Maharu dalam MAS

Lima hari berkutat dengan berbagai tugas dan materi seputar pengenalan Poltek, MOB pun sampai pada hari terakhir. Penutupan MOB yang dikemas dalam Malam Apresiasi Seni (MAS) menjadi acara paling ditunggu oleh maharu. Meski MOB telah berakhir, sesungguhnya lembaran awal bagi maharu untuk terjun dalam perkuliahan yang sebenarnya baru saja dimulai.

Read More